This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label cerber. Show all posts
Showing posts with label cerber. Show all posts

Monday, September 12, 2016

REPBLIK RAKYAT DERMAYU #2

jejak kaki gadis cikedung
saya yakin Mas joko lagi buka situs itu " kata dia sambil menutup panggilan teleponnya.
kurang ajar anak itu emang saya lelaki apaan...tapi...iya sih secara jujur saya juga memang penasaran terhadap hal ini, sebab di negara saya hampir 90% pekerja sek komersil berpaspor Republik Rakyat Dermayu..ha ha ha ..sebuah fenomena menarik ketika kita berada di negara pengekspor wanita wanita cantik, bisa di bayangkan bagaimana seruhnya travelling saya kali ini.

lewat travel book yang saya dapat dari hotel saya putuskan untuk memakai jasa ojek motor ( sebenarnya agak lucu juga kok sepeda motor yang di negara saya hanya di pakai untuk beli sayuran di kompleks rumah ini di pakai untuk berbisnis bahkan tadi waktu dari bandara saya melhat gerombolan anak muda menaiki sepeda motor matic berbonceng tiga bahkan ada yang empat sedang konvoi di jalanan tanpa memakai helm ...ah..! ) pergi ke daerah amis sebuah tempat di kecamatan cikedung sebab dari informas di situs www.cantikkk.com daerah tersebut terdapat banyak agen yang menyalurkan tenaga kerja perempuan ke luar negri yang berkedok kegiatan seni budaya ,
sepanjang perjalanan hamparan padi menguning memanjakan mata saya yang tiap hari di jejali rangkaian bangunan tinggi sombong menjapai langit.
berhenti dulu pak..!" kataku sambil u tepuk punggung tukang ojek tadi
ana apa mas ( ada apa mas ) 
ko dipit iku wong lagi apa ( tunggu dulu itu orang lagi apa)" kataku sambil menunjuk ke arah hamparan sawah 
ooo...iku wong lagi nyemprot (ooo..itu orang lagi nyemprot)"
pengen udud (mau rokok)? "sambil ku sodorkan rokok mild saya 
ora udud kang kitama ( enggak ngerokok saya ma mas)" katannya sambil tetap duduk di atas motornya.

kenapa negri sesubur ini bisa menjadi negri yang berada di urutan terdasar di peringkat kesejahtraannya, padahal kalau saya perhatikan dari sepanjang perjalanan saya sampai saat ini negara ini punya segalanya, dekat hotel yang saya tempati terdapat kompleks industri migas yang katanya terbesar di asia, belum lagi hamparan sawah yang sedang saya pandangi ini , apa yang salah..? benar benar sebuah fenomena yang bagi saya sebuah hal yang sangat tidak masuk akal.

next--
*nama dan tempat hanya sebuah set cerita saja dan tidak bermaksud menjelekan atau apapun dan mohon maaf sebelumnya
*nama situs web hanya rekayasa untuk cerita ini saja
*akan update berkala tergantung mood TSnya

Sunday, August 21, 2016

indramayoe undercover

kenapa denganmu may..? apa aku salah jika datang ke tempatmu ? kenapa diam..? “baiklah..aku pergi “ ku tinggalkan meja tempat kami duduk “karena aku pikir dia terganggu dengan keberadaan saya di sana.
tunggu..! “di tariknya tanganku ketika aku akan meninggalkan tempat tersebut, “ maafkan may mas..dengarkan may dulu, “ lalu kenapa kamu hanya diam ..?! “kataku , “ besok saya temui kamu di kos2an “ ku tinggalkan dia karena saya terlanjur kesal dengan sikapnya tadi.
awas jangan lupa nanti jam satu saya ke kosan kamu..! “
malam masih memainkan keindahannya , lalulalang kaki kaki jenjang menggoda setiap mata yang memandangnya , ku arahkan motor matic saya ke kedai kopi yang ada di sebrang jalan
mas kopi sumbawa ..! “ lagunya jamrud mengalun dari live performennya band indie kota kami menemani kesendirian saya
hubungan saya dengan may memang sudah terlanjur rapat, saya sudah menganggap dia bagian dari kehidupan saya, tapi saya masih belum berani untuk meminta dia berhenti bekerja di tempat tersebut, karena waktu itu dia cerita tentang keingininan membangun rumahnya dulu ,sedang pekerjaan sayapun akhir akhir ini lagi kurang baik.
 
sejauh mata memandang hanya hamparan sawah yang kekuningan layu karena belakangan hujan tak pernah turun lagi, kuhentikan motor matic saya ketika ada seorang yang sedang mencari rumput di pinggir jalan desa tersebut.
pak numpang nanya kalau desa bangodua itu di mana ya?
terus aja mas nanti di depan mas dapat desa namanya karanggetas , teruus lagi nanti dapat desa lagi.. itu desa bangodua mas..” katanya sambil terus memainkan aritnya .
makasih pak ya ..! o iya bapak mau rokok? ini pak! “ kataku mencoba mengakrabkan diri, karena saya pikir pingin istirahat dulu sambil menyiapkan keberanian untuk menemui may di depan orang tuanya.
wah ! makasih mas.. saya tidak ngerokok..”
haduuu maaf ya pak ..!”
angin kemarau menerpa wajah kusut ku yang dari semalam tak bisa tidur karena memikirkan kata pertama yang harus ku ucapkan di depan orang tua may.
saya memang sudah bertekad untuk mengakhiri petualangan dosa saya dengan may dengan mengikatnya dalam sebuah wadah pernikahan , karena saya yakin dia akan berubahkarena saya pikir dia menekuni pekerjaannya selama ini karena terpaksa
mas..mas..bangun! hati hati motornya jangan di tinggal gitu..!
ya allah rupanya saya tertidur , makasi pak yah..
kulihat bapak pencari rumput sudah bersiap siap untuk pulang dia memandandang saya sambil tersenyum
mas kalau istirahat jangan di sini ..! rawan..” katanya sambil meninggalkan saya
iya pak..!
dua kilo lebih selepas desa yang di katakan bapak pencari rumput tadi, baru saya memasuki sebuah perkampungan lagi, seperti perkampungan di indramayu pada umumnya sepanjang jalan desa terlihat beberapa rumah megah yang kontras dengan pemandangan sekelilingnya, saya pikir itu pasti rumahnya tuan tanah atau mungkin rumah buruh migran.. ah masa bodo emang kaya gini indramayu ma.
pak numpang nanya ..kalau rumah may..! mayana di mana pak? “aku bertanya pada penjual bensin eceran di pertigaan bangodua .
may siapa mas..? , kalau di sinima tidak ada yang namanya may mas..”
mayana !” kataku mencoba menjelaskan
mayana? siapa ya gak ada mas ! coba tanya ama anak itu “ katanya sambil menunjuk ke ara dua orang remaja yang sedang main gitar di sebrang jalan.
mas kenal tidak dengan may ! mayana
tidak ada mas yang nama may di sini ma..! ada photonya ? "
Wah iya..ini mas.." ku tunjukan photo may dari handphone ku
Yaaaa inima bukan may mas..! Ini rismawati .."jawabnya sambil tersenyum itumas rumahnya " katanya lagi sambil menunjuk sebuah rumah sederhana yang berjarak sekitar 150 meter dari tempat saya berhenti.
Makasih a.."ku tinggalkan tempat itu , apa bener ini rumah may aka rismawati ? Kupandangi sebuah rumah berukuran 5x6meteran yang dindingnya sudah nampak lapuk di sana sini nampak cat yang sudah banyak terkelupas.
tobe continue